Selasa, 08 Desember 2009

catatan kecil akhir tahun 2009

uhhfff...tidak terasa waktu terus bergulir bagaikan bola salju yg turun mengelinding dari atas bukit..menuju tebing......sekarang sudah desember dipenghujung 2009.Saatnya bunga desember yg berwarna merah bulat bagaikan lampu kristal bermekaran dengan daun-daunnya yang bermunculan dari pangkal batangnya..dengan pohon-pohon akazia yang bermekaran dengan warna-warna yang indah...Di waktu pagi yang dingin ketika aku dulu berangkat sekolah (sekitar tahun 1993) melintasi jalan desa kami sepanjang 4 km dengan sepeda mini kebanggan kami, bulan desember adalah yang kami nanti-nanti sepanjang 1 tahun. Karena pada bulan ini bunga-bunga yang kami tanam di kebun mulai bermekaran.Pun juga pohon -pohon akazia dengan bunga-bunga indahnya. Sekarang sudah hampir 16 tahun aku meninggalkan desaku yang indah. Pergi ke ibukota propinsi untuk menggapai ilmu dan kehidupan yang lebih baik...Hanya sedikit catatan kecil akhir tahun ini. Aku telah menyelesaikan pendidikanku, dan kini aku berharap diriku berguna bagi orang lain dan negeri ini....

Senin, 30 November 2009

Masa Kecilku di Desa

tahun 1987-1992
uuuhfff...hari pertama masuk sekolah SD.....berangkat pagi2 sekali.di pagi yang masih dingin dan gelap.Aku masih ingat udara dingin begitu menusuk dan berkabut ketika emak masih sibuk memasak di dapur kami yang masih berlantai tanah dengan diterangi lampu templok dari minyak tanah dengan nyala remang-remang.ketika emak membangunkanku dg lembut.mengingatkanku untuk ke sekolah....Air hangat yg disiapkan emak untuk mandi dari sisa habis menanak nasi dituang perlahan-lahan ke bak dari seng yang biasa kami gunakan untuk mandi dan mencuci baju.kamar mandi kami yang berada kira 10 m dari rumah masih menggunakan timba untuk mengambil air.Brrrrr...ternyata masih dingin untuk mandi sepagi ini.

Disekolah
Seragam putih merah dengan sepatu hitam mengkilat.Sekolah kami hanya berjarak 100 meter dari rumah.Status sekolah kami masih Inpress waktu itu,dengan fasilitas yang masih minim.Tidak seperti sekolah sekarang yang memiliki beragam fasilitas yg menunjang.Sekolah kami hanya dibatasi dgn pagar dari semak belukar,rumput liar dan persawahan,tidak memiliki kamar mandi,wc,maupun listrik. Maklumlah desa yang kutinggali berjarak sekitar 35 km dari pusat kota.Jadi tak heran jika kami belum punya listrik,telpon,jalan beraspal ataupun lampu2 jalan.Tapi kami tidak patah semangat,kami yakin suatu saat kami bisa membangun desa tercinta ini. Meskipun hingga kini semua itu hanyalah cita-cita dalam benak kami saja.

Panen
Mayoritas penduduk desa jatigowok (nama desaku) adalah petani termasuk para guru yang mengajar kami di sekolah. Mungkin jika dicari di google map daerah kami sungguh terpencil.Saat waktu panen tiba,teman-teman hanya tinggal sedikit di kelas yang lainnya membantu orang tuanya di sawah.Bahkan tidak jarang ada guru yang mempekerjakan muridnya di sawahnya pada saat jam sekolah,dengan alasan sebagai bentuk hukuman karena tidak mengerjakan pe-er. Sekolahku ada enam kelas dg enam ruang yang masing-masing didepannya ada sebuah pohon waru yg cukup besar untuk menaungi kami yang bermain di jam istirahat.Ada banyak permainan anak yang biasa kami mainkan waktu itu seperti dakon,benteng,kasti,rumah-rumahan dan masih banyak lagi. Rumah-rumahan bukanlah rumah-rumahan barbie seperti anak zaman sekarang.tapi kami mengambil lapisan tanah halus dengan menggunakan kaca,potongan bambu kecil seukuran cutter untuk dibentuk bangunan dengan ruang-ruang. Ahh,masa kecilku yang indah yang akan kuingat sampai kapanpun yang hanya bisa kuceritakan kepada anak cucuku kelak....

Minggu, 29 November 2009

arti sebuah kegagalan....

Gagal ?? saya yakin tidak ada manusia yg ingin mengalami hal ini...Sedih,kecewa,jengkel dan marah adalah rasa yg lumrah dialami oleh setiap manusia yg mengalaminya.Entah itu gagal dalam mendapatkan pekerjaan,ditolak pujaan hati,gagal dalam berbisnis,membina hubungan suami-isteri,ditinggal "pergi" orang terkasih dan masih banyak lagi.Tidak jarang diantara kita akan marah sekali sama Tuhan,kenapa harus menimpakan semua musibah kepada kita ...?? padahal kita sudah berdoa dan berusaha semaksimal mungkin.Apalagi jika kegagalan itu sampai terulang hingga berkali kali.Rasa sedih,kecewa dan putus asa tidak jarang mengerogoti hati manusia yg mulai rapuh.Tidak jarang kita sebagai manusia sampai menitikkan air mata dengan rasa yg campur aduk tidak karuan....bahkan tidak jarang sampai jatuh sakit....
Ingatlah bahwa Tuhan tidak pernah tidur dan senantiasa menguji hamba hamba-Nya dengan ujian dan cobaan yang berbeda tergantung kadar keimanan seseorang. Makin tinggi derajat keimanan seseorang makin besar pula ujian hidup yg akan diterimanya. Pasti ada hikmah atas segala sesuatu yg ditimpakan oleh Tuhan kepada mahluk-mahluk-Nya. Hanya yang mampu bertahan dari segala godaan dan selalu ingat kepada-Nya itu lah yg dijanjikan surga....
jika kegagalan trjadi pada diri kita , yg perlu kita lakukan adalah :
1.bangkit dari keterpurukan. Meski saya tahu usaha untuk bangkit adalah tidak mudah.Tapi kita harus punya komitmen pada diri kita bahwa kita pasti sanggup melewati semua ini.
2.memikirkan langkah selanjutnya. Entah itu kita memulainya segala sesuatu dari nol atau melanjutkan sesuatu yang gagal dengan jalan lain atau dengan jalan yang sama tapi penuh kehati-hatian dan ketelitian serta perencanaan dan persiapan yang lebih matang.....
3.dukungan dari semua pihak.support dari sahabat,keluarga,pasangan maupun orang terdekat akan menjadikan diri kita lebih bersemangat
4.jangan pernah berputus asa. Karena putus asa akan mematikan kreativitas seseorang.Selain itu putus asa jg hal yg dibenci oleh Allah..
5.Lebih membuka diri atas kritik maupun saran dari orang lain....
6.kegagalan adalah sukses yang tertunda